duniakatarevie

Februari 14, 2007

kcunthelow

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — neng(^,~)revie @ 8:36 am

Kasihan. Yup! Satu kata itu (mungkin) terpatri dalam diri kamu saat melihat warga Jakarta yang terkena banjir dasyat minggu kemarin. Padahal bagusnya itu bukan perasaan kasihan, melainkan perasaan iba (loh bukannya sama aja?). Ya kan, kasihan itu seperti melihat orang yang benar-benar nggak berdaya (lah, emang mereka nggak berdaya bukan?).

Jadi pusing!

Yang pasti, hati kita terenyuh saat melihat tanyangan berita yang menyiarkan banjir dasyat di JABODETABEK. Hati kita terenyuh, sehingga kita ingin melakukan sesuatu untuk meringankan penderitaan mereka (jujur aja, sampai saat ini, belum ada pengorbanan berarti dari Vie untuk para korban banjir. Hanya doa yang Vie panjatkan untuk mereka. Maaf, bukannya pelit, tapi Vie pun nggak berdaya. Nggak berdaya karena belum juga dapat pekerjaan setelah beberapa bulan lulus kuliah). Ouh… so sick!

Jow, mari kita berdoa bersama. Meminta kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk memberikan ketabahan kepada orang-orang yang nggak berdaya (termasuk Vie dong?), dan semoga rintangan hidup yang dihadapi menjadi pembelajaran berarti untuk mendapatkan kebahagian. Amien…

 

Garis finis adalah awal dari sebuah perlombaan baru”. (Alm. Teddy Ebersol—yang Vie kutip setelah nonton Oprah Winfrey Show di Metro TV; Kamis, 080207)

No Comments Yet »

Belum ada komentar.

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik

Tinggalkan komentar

Blog pada WordPress.com.